Ketika Waktu Berhenti



Senin kemarin ayah dan bunda ajak bin ke Gelanggang Samudra, Ancol. Gak disangka ternyata keponakan-keponakan sebaya (ibu-ibunya) pada berminat untuk ikutan sebagai upaya pengenalan pertama tentang binatang dengan berbagai kebolehannya. Jadilah kami pergi beramai ramai. Sesampai di sana, langsung membeli tiket dan mulailah melihat dari satu pertunjukan ke pertunjukkan berikutnya. Dari atraksi aneka satwa, atraksi lumba lumba, atraksi singa laut, hingga atraksi burung. Selama pertunjukkan berlangsung anak-anak terlihat takjub dan gembira, termasuk bin, walau pada pertunjukkan pertunjukkan terakhir sudah mulai bete dan capek. Ayah jadi teringat masa kecil ketika diajak ke gelanggang samudra 24 tahun yang lalu, demikian pula bunda, mima, dan mama. Suasananya relatif tidak berubah, demikian pula alur dan atraksi satwa yang ditampilkan, semuanya terlihat masih seperti masa yang silam ketika ayah dan bunda masih kanak-kanak. Bahkan bunda masih ingat es yang dijajakan masih tetap sama, es sirop woody yang warna-warni (padahal di luaran sana sudah sebegitu banyak merek dan jenis es baru yang bermunculan)... Serasa waktu berhenti di sini :-)

No comments: