BONEKA-BONEKA OBIN

Bunda gak pernah beliin boneka buat Obin. Tapi ternyata tanpa disengaja, bonekanya Obin jadi banyak. Obin punya boneka Guk-Guk, Mr. Bear, dan Kura-kura, yang tadinya punya bunda (bunda juga dikasih sih). Terus ada boneka Sapi, punya kakak Rafi yang sengaja ditinggalin buat Obin. Obin juga punya 3 boneka koala, dari yang sedang sampai kecil. Terakhir Obin punya 2 boneka kangguru kecil yang kembar. Boneka koala dan kangguru ini semuanya oleh-oleh dari om-om dan tante-tante.

Di antara boneka-boneka ini, kelihatan sih Obin paling suka sama boneka sapi. Kata ayah, ini mungkin karena baik ukuran maupun bentuknya paling pas buat Obin. Ukurannya yang sedang bikin dia paling gampang untuk dibawa-bawa, dipeluk-peluk, sama Obin. Terus bentuknya yang gepeng, bisa jadi bantal atau jadi alas buat main ngesot-ngesot di lantai.

Bunda seneng-seneng aja dengan boneka-boneka Obin itu. Soalnya kadang-kadang Obin bisa dikasih tahu lewat boneka-boneka itu. Misalnya:

“Obin jangan korek kuping sendiri, ya. Kupingnya Obin biar Bunda yang bersihin. Obin bersihin kupingnya Sapi atau Mr. Bear aja, ya!” … dan Obin pun akan bawa cotton bud yang dipegang, cari sapi, lalu pura-pura ngebersihin kupingnya sapi dan lupa dengan kupingnya sendiri. Sukses!!

“Obin minum susu dong, lihat nih Mr. Bear minum susu. Obin minum susu juga, ya!” … kadang-kadang berhasil, tapi akhir-akhir ini udah gak mempan lagi. :-)

“Yuk Bin, kita ke kamr, bobok!. Udah malem nih, mata Obin udah merah tuh”… Obin masih ngeyel pengen main . “Bin, Mr. Bear pengen bobok nih, Obin temenin, ya!” Dengan sukarela Obin bawa Mr. Bear ke kamar.

Tapi belakangan ini para pria di rumah agak khawatir dengan boneka-boneka Obin. Obin dianggap lebih tertarik dengan boneka daripada mobil-mobilan. Sebenarnya sih, kalo bunda lihat Obin paling suka mainan yang ngoprek. Obin suka bongkar tutup botol, nancep-nancepin kabel, mainin kunci, bongkar-bongkar senter, batere jam diding, knop kipas angin, tombol-tombol TV, remote control, dsb. Obin juga suka sama alat-alat rumah tangga, dan main pura-pura dengan alat-alat itu: piring, gelas, sendok, sapu, sapu lidi, ember, keran air, selang, apapu deh. Tapi memang dibanding dengan mobil-mobilan, Obin lebih sering milih boneka. Terbukti dari beberapa kali diajak ke mall, di bagian mainan, Obin lebih seru nunjuk-nunjuk boneka. Tu.. tu.. tuuu… Bahkan boneka-boneka itu diambilin, dibawa sebanyak tangannya Obin bisa bawa, atau disuruh duduk di lantai.

Yayi sama ayah agak khawatir. Yayi bilang mungkin sebaiknya bonekanya Obin sebagian di simpan aja. Tapi bunda gak setuju. Kalau Ayah lain lagi. Hari Minggu kemarin tumben-tumbenan Ayah ngajak Bunda ke pasar dekat rumah. Ayah dan Bunda kemarin beliin Obin truk-trukan gede yang bisa ditarik-tarik pake tali. Sekarang jadinya Obin bisa main angkut-angkut batu pake truk di halaman. Asik.. asik….

1 comment:

gfutfy said...

In English class, one girl Cheap WoW Gold said never buy WoW Gold give up when discussing. It just reminded me wow goldsomething about myself.WoW Gold Maybe it is wow power leveling something about love.WoW Gold My love, which began on July 3rd of WoW Gold 2005 and finished on August wow leveling 23rd of 2008, taught me many things. wow leveling It is not a pleasant world of warcraft power leveling thing to look back on world of warcraft power leveling that. But I know I world of warcraft power leveling must learn something from it,world of warcraft leveling no matter what it is, world of warcraft leveling happiness or sorrow.Our wow gold love did not go on so smoothly and we went through many things.